Senin, 27 September 2010

Aktivitas Siswa Sekolah Dasar Semut-semut

Aktivitas Siswa Sekolah Dasar




Art
Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan ide dan Kreasinya

Musik
Memiliki ruangan khusus, Setiap siswa diajarkan menggunakan alat musik yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran

Tari
Diprogramkan untuk seluruh siswa putri terutama agar mencintai Kekayaan Budaya Indonesia

Sains
Melaksanakan percobaan-percobaan sederhana sehingga siswa menyelami proses dalam mencapai suatu hasil
.

Pendidikan Jasmani
Dilengkapi dengan perlengkapan dan area yang memadai, dan kegiatan – kegiatan yang menarik minat siswa.

Gardening
Penanaman kecintaan siswa terhadap lingkungan sejak usia dini
Kantin Kejujuran
Salah satu aplikasi dari pelajaran mengenai kejujuran agar siswa terlatih sejak dini.

Kantin Kejujuran
Salah satu aplikasi dari pelajaran mengenai kejujuran agar siswa terlatih sejak dini.

Komputer
Jumlah komputer yang memadai dalam ruang berAC dan dilengkapi Fasilitas Internet

(dalam penggunaannya selalu diawasi oleh Guru)

Sumber: http://www.semut-semut.sch.id

Selasa, 07 September 2010

Buku SD

Buku Sekolah Elektronik untuk Kelas 3 Sekolah Dasar



"Perhatian yang Tidak Main-main terhadap generasi muda kita akan menuntun Pendidikan Kita lebih maju lagi"

http://banjarcyberschool.blogspot.com/

(Sekolah Maya Kota Banjar)

[   ] kelas03_aku-bangga-bindo_ismoyo.zip 27-Aug-2008 19:40 8.8M
[   ] kelas03_bahasa-indonesia_kaswan.zip 27-Aug-2008 19:40 2.8M
[   ] kelas03_bahasa-indonesia_umri.zip 27-Aug-2008 19:39 3.8M
[   ] kelas03_bindo-membuatku-cerdas_edi.zip 27-Aug-2008 19:40 4.1M
[   ] kelas03_bindo_mei.zip 27-Aug-2008 19:39 579K
[   ] kelas03_cerdas-berhitung-mtk_nur.zip 27-Aug-2008 19:40 3.4M
[   ] kelas03_ilmu-pengetahuan-sosial_saleh-muhammad.zip 27-Aug-2008 19:40 8.5M
[   ] kelas03_ipa_mulyati.zip 27-Aug-2008 19:40 3.5M
[   ] kelas03_ipa_priyono.zip 27-Aug-2008 19:39 6.3M
[   ] kelas03_ips_muhammad-nursa-ban.zip 27-Aug-2008 19:40 1.6M
[   ] kelas03_ips_sunarso.zip 27-Aug-2008 19:39 3.8M
[   ] kelas03_pkn_prayoga.zip 27-Aug-2008 19:40 19M
[   ] kelas03_pkn_purwanto.zip 27-Aug-2008 19:39 24M
[   ] kelas03_pkn_slamet.zip 27-Aug-2008 19:39 3.8M
[   ] kelas03_sains-ipa_sularmi.zip 27-Aug-2008 19:40 5.2M
[   ] kelas03_senang-belajar-ipa_rositawaty.zip 27-Aug-2008 19:40 5.3M



Ucapan Terima Kasih Kepada Orang Tua, Guru-guru dan sahabat-sahabatku terkasih.


Ucapan Terima Kasih Kepada:

1. Bpk. Prof. Ir. KH. Muhammad Nuh, M.Sc., Ph.D., DEA

(MENDIKNAS R.I.)

2. Bpk. Onno W. Purbo, M.Sc., Ph.D.

(Pakar Telematika)

3. Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D.

(Wakil MENDIKNAS)

3. Bpk. Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. (Rektor UPI)

4. Bpk. Prof. H. A. Chaedar Alwasilah, M.A., Ph.D. (Guru Besar UPI)



Diedit Ulang Oleh:

1. Wawan Nurwana, S.Pd.

(SDN Bangunharja, Cisaga Kab. Ciamis. Jawa Barat)

2. Arip Nurahman

Pendidikan Fisika, FPMIPA. Universitas Pendidikan Indonesia

&

Follower Open Course Ware at MIT-Harvard University, Cambridge. USA.

Terima Kasih, Semangat dan Semoga Bermanfaat

Minggu, 29 Agustus 2010

Kurikulum Sekolah Dasar

Kurikulum

Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan. Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan:

  1. Peningkatan imam dan takwa;
  2. Peningkatan akhlak mulia;
  3. Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat peserta didik;
  4. Keragaman potensi daerah dan lingkungan;
  5. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional;
  6. Tuntutan dunia kerja;
  7. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan sen;
  8. Agama;
  9. Dinamika perkembangan global; dan
  10. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.

Kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat:

  1. Pendidikan agama;
  2. Pendidikan kewarganegaraan;
  3. Bahasa;
  4. Matematika;
  5. Ilmu pengetahuan alam;
  6. Ilmu pengetahuan sosial;
  7. Seni dan budaya;
  8. Pendidikan jasmani dan olahraga;
  9. Keterampilan/kejuruan; dan
  10. Muatan lokal

Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansi nya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota untuk pendidikan dasar , dan propinsi untuk pendidikan menengah.

Rabu, 18 Agustus 2010

Buku SD

Buku Sekolah Elektronik Untuk Kelas 2 Sekolah Dasar


“Suatu hari nanti Anak-cucu kita akan harus pergi ke museum untuk melihat seperti apa itu kebodohan”

-H2O-

Silahkan untuk mengunduh buku-buku ini

banjarcyberschool.blogspot.com/

(Sekolah Maya Kota Banjar)

[   ] kelas02_aku-bangga-bindo_ismoyo.zip 27-Aug-2008 19:39 7.8M
[   ] kelas02_bahasa-indonesia-umri_nuraini.zip 27-Aug-2008 19:40 4.0M
[   ] kelas02_cinta-berbahasa_indonesia_tri.zip 27-Aug-2008 19:39 2.6M
[   ] kelas02_indahnya-bindo_suyatno.zip 27-Aug-2008 19:40 13M
[   ] kelas02_ipa_heri-sulistyanto.zip 27-Aug-2008 19:39 2.9M
[   ] kelas02_ipa_sri-purwati.zip 27-Aug-2008 19:41 9.2M
[   ] kelas02_ipa_syaeful.zip 27-Aug-2008 19:40 8.2M
[   ] kelas02_ips-mengenal-lingkungan-sekitar_nurhadi.zip 27-Aug-2008 19:39 20M
[   ] kelas02_ips_kuswanto.zip 27-Aug-2008 19:40 3.1M
[   ] kelas02_ips_tri-jaya-suranto.zip 27-Aug-2008 19:40 5.6M
[   ] kelas02_mtk_buchori.zip 27-Aug-2008 19:40 3.2M
[   ] kelas02_mtk_purnomosidi.zip 27-Aug-2008 19:39 5.6M
[   ] kelas02_pkn_lili.zip 27-Aug-2008 19:39 1.8M
[   ] kelas02_pkn_sajari.zip 27-Aug-2008 19:39 3.8M
[   ] kelas02_pkn_setiati.zip 27-Aug-2008 19:40 25M
[   ] kelas02_senang-belajar-ipa_rositawaty.zip 27-Aug-2008 19:39 7.1M



Ucapan Terima Kasih Kepada Orang Tua, Guru-guru dan sahabat-sahabatku terkasih.


Ucapan Terima Kasih Kepada:

1. Bpk. Prof. Ir. KH. Muhammad Nuh, M.Sc., Ph.D., DEA

(MENDIKNAS R.I.)

2. Bpk. Onno W. Purbo, M.Sc., Ph.D.

(Pakar Telematika)

3. Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D.

(Wakil MENDIKNAS)

3. Bpk. Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. (Rektor UPI)

4. Bpk. Prof. H. A. Chaedar Alwasilah, M.A., Ph.D. (Guru Besar UPI)



Diedit Ulang Oleh:

1. Wawan Nurwana, S.Pd.

(SDN Bangunharja, Cisaga Kab. Ciamis. Jawa Barat)

2. Arip Nurahman

Pendidikan Fisika, FPMIPA. Universitas Pendidikan Indonesia

&

Follower Open Course Ware at MIT-Harvard University, Cambridge. USA.

Terima Kasih, Semangat dan Semoga Bermanfaat

Rabu, 11 Agustus 2010

Model Silabus SD Kls 6

Model Silabus SD Kls 6 Th. 2009 Download

SAMBUTAN

Sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, setiap sekolah/madrasah mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi (SI) dan berpedoman kepada panduan yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) terdiri atas dua bagian, yaitu bagian pertama berupa Panduan Umum dan bagian kedua Model KTSP.




Panduan Umum memuat pedoman dan rambu-rambu yang perlu diacu, dijabarkan dari berbagai ketentuan-ketentuan tentang kurikulum yang terdapat dalam UU No. 20 tahun 2003 dan PP No. 19 tahun 2005, serta aturan pada umumnya yang berlaku dalam mengembangkan kurikulum. Panduan Umum diterbitkan terpisah dari model KTSP. Satuan pendidikan yang telah melakukan uji coba kurikulum 2004 secara menyeluruh diperkirakan mampu secara mandiri mengembangkan kurikulumnya berdasarkan SKL, SI dan Panduan Umum.




Bagian kedua Panduan penyusunan KTSP terdiri atas contoh atau model KTSP sebagai hasil pengembangkan SKL dan SI dengan menggunakan Panduan Umum. Sebagai contoh hendaknya tidak secara utuh digunakan oleh satuan pendidikan, namun dapat dimanfaatkan sebagai referensi. Satuan pendidikan perlu memperhatikan kepentingan dan kekhasan daerah, sekolah dan peserta didik dalam mengembangkan KTSP.


Untuk itu dapat menggunakan model KTSP sebagai referensi dengan melakukan perubahan dan penyesuaian yang diperlukan. Model KTSP terlampir berupa model silabus setiap mata pelajaran, ditujukan terutama bagi satuan pendidikan yang saat ini belum mampu mengembangkan kurikulum secara mandiri. Bagi satuan pendidikan ini, mempunyai waktu sampai dengan tiga tahun untuk mengembangkan kurikulumnya, yaitu selambat-lambatnya pada tahun ajaran 2009/2010.



BSNP menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada banyak pakar yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi, Pusat Kurikulum dan Direktorat di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional, serta Departemen Agama. Selain itu ucapan terima kasih juga ditujukan kepada para guru dan kepala sekolah yang telah membantu proses validasi da uji keterbacaan. Berkat bantuan dan kerjasama yang baik, model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk Sekolah Dasar ini dapat diselesaikan.

Oleh: Prof. Dr. H. Yunan Yusuf

Sumber: http://www.ditptksd.go.id/

Kamis, 22 Juli 2010

3 Trik Melindungi Anak dari Propaganda Kebencian di Internet

Internet yang bebas telah menjadikan media ini sebagai gudangnya segala macam informasi. Tidak hanya informasi positif yang ada di sana, informasi negatif pun banyak bertebaran.

Salah satu contoh informasi negatif di internet adalah propaganda yang dihembuskan oleh sekelompok orang untuk menyebarkan kebencian terhadap orang lain. Jenisnya pun beragam, mulai dari konten yang bersifat rasisme hingga sindiran yang kejam. Celakanya lagi propaganda tersebut bahkan telah menyusup ke situs anak-anak.

Para pelaku sepertinya sengaja melakukan itu, demi menyasar kelompok yang lebih spesifik yaitu anak-anak dan remaja. Semua orang tahu, kelompok usia ini dipenuhi pribadi-pribadi yang sedang mencari identitas, sehingga cenderung lebih mudah dipengaruhi. Anak-anak dan remaja dibujuk untuk bergabung, pelaku biasanya memanfaatkan fasilitas situs jejaring sosial, aplikasi chatting, dan juga e-mail. Bahkan ada juga melalui lagu yang bisa mereka unduh dari internet dengan gratis.

Anda perlu berhati-hati, karena beberapa situs yang berisi kebencian yang didesain untuk anak-anak dan remaja tampak seperti situs baik-baik. Situs-situs seperti itu tidak secara eksplisit menawarkan aktivitas yang berbahaya, mereka malah memberikan hadiah, dan terhubung dengan situs anak-anak yang resmi. Namun perlahan-lahan mereka mulai menyebarkan propaganda kepada anak-anak dengan cara yang sangat halus.

Orang tua dan lingkungan sekolah berkewajiban untuk melindungi anak-anak dari propaganda kebencian seperti itu. Ajarkanlah mereka agar peka terhadap upaya penyebaran kebencian melalui internet. Tips di bawah ini mungkin bisa membantu:

1. Kenalkan bentuk propaganda kebencian

Anak-anak dan remaja akan lebih mudah untuk menghindari konten yang berisi kebencian jika mereka paham strategi yang diterapkan oleh para penyebar kebencian dan rasisme. Kenalkan juga simbol-simbol yang biasa mereka gunakan, seperti swastika, referensi-referensi yang menghina ras tertentu, kartun yang menggambarkan beragam etnis dan kelompok rasial.

2. Pasanglah software filter

Software ini bisa memblokir konten yang berisi kekerasan dan kebencian. Namun bukan berarti bahwa anak-anak anda akan terjamin terbebas dari para penyebar kebencian, karena kadang mereka menggunakan cara-cara yang lebih halus sehingga tidak terdeteksi oleh software filter.

3. Praktekkan etika online

Doronglah mereka agar menjadi anak yang baik dan patuh, termasuk saat menggunakan internet. Tanamkan agar mereka selalu menjaga etika saat online dan tidak turut menyebarkan kebencian, ejekan dan hinaan terhadap sesama. Ingatkan bahwa di dunia internet tidak ada privasi yang mutlak.

-

Sumber : microsoft.com

Senin, 12 Juli 2010

Model Silabus SD Kls 5

Model Silabus SD Kls 5 Th. 2009 Download



PENGANTAR REVISI 2009

Model silabus untuk sekolah dasar sebagai pendukung pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) disusun an diterbitkan pada tahun 2007 oleh Direktorat Pembinaan Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional sebagai rangkaian dari tindak lanjut pemberlakuan Standar Isi (Peraturan Mendiknas No. 22 Tahun 2006) dan Standar Kompetensi Lulusan (Peraturan Mendiknas No. 23 Tahun 2006).

Review terhadap semua model pelaksanaan KTSP di SD dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas model silabus agar menjadi lebih baik. Review juga dilakukan untuk menyesuaikan 8 Standar Nasional Pendidikan yang telah diterbitkan di antaranya Standar Pengelolaan Pendidikan (Peraturan Mendiknas No. 19 Tahun 2007), Standar Penilaian (Peraturan Mendiknas No. 20 Tahun 2007), dan Standar Proses (Peraturan Mendiknas No. 41 Tahun 2007).


Pengadaan model silabus ini tidak dimaksudkan untuk membatasi kreativitas sekolah dalam mengembangkan silabus, tetapi sekedar memberikan contoh bagi sekolah untuk melaksanakan KTSP paling lambat pada tahun ajaran 2009/2010 sebagaimana diatur dalam Peraturan Mendiknas No. 24 Tahun 2006. Model atau contoh ini dapat dimodifikasi dan dikembangkan oleh sekolah sesuai dengan situasi dan kondisi setempat.


Ucapan terima kasih serta penghargaan kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan dan review terhadap model ini. Semoga model ini dapat membantu dan menginspirasi sekolah dalam menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.